LIBERALISASI PASAR

Dalam teori kontemporer, liberalisasi pasar merupakan salah satu indikator kemajuan perekonomian suatu negara. Semakin bebas (liberal) suatu pasar, semakin kompetitif pasar tersebut sehingga terjadi Inovasi atau peningkatan jumlah produksi di dalam pasar tersebut. Di sisi lain, investor asing juga akan lebih tertarik untuk berinvestasi di negara yang mengaplikasikan kebijakan liberalisasi pasar sehingga modal untuk melakukan[…]

Nurhadi-Aldo: Eksistensi Kejenuhan dan Harapan “Fiktif” Indonesia dalam Pesta Demokrasi 2019

Oleh: Jonathan Farez S. Departemen Kajian dan Aksi Strategis   Waktu bergerak dengan cepat dan bagai angin yang menggoreskan titahnya di kulit manusia, pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta segenap Kabinet Kerja akan mencapai klimaksnya pada Oktober 2019.  Lima tahun yang lalu, tepatnya bulan Juli 2014, Indonesia menggelar pesta demokrasi akbar[…]

The Money Is Dead, Long Live The eMoney! How Financial Technology Is Creating A Slow Death For Cash Transaction

By : Zaki N. Hawasi Departemen Kajian dan Aksi Strategis Source : carribean360.c0m Ever since mankind bartered with each other for whatever they lacked, or needed, money, as the medium of exchange, has witnessed multiple milestones in its evolution. The Lydians pioneered the minting of gold and silver coins, and the Chinese, under the Mongolian[…]

SILK ROAD 21 CENTURY : ECONOMICAL INNOVATION OR POLITICAL CONSOLIDATION

Oleh : Muhammad Rasyid Ramadhan Adhaini Feriska Rani Pasti anda pernah mendengar istilah jalur sutra. Jalur ini sudah ada sejak sebelum abad pertama masehi yang menghubungkan China dengan negara-negara di timur tengah dan sebagian di eropa. Dahulu kerajaan China menggunakan jalur ini untuk memproyeksikan kekuatan ekonomi di penjuru dunia dengan memperdagangkan sutra yang hanya diproduksi[…]

Blockchain: An Unbreakable Recording System?

Oleh: Fadli Ray Kifli Departemen Kajian dan Aksi Strategis Pada tahun 2016, Association of Certified Fraud Examiners (AFEC) menerbitkan sebuah laporan berjudul Report to the Nations on Occupational Fraud and Abuse. Berdasarkan sampel sebanyak 2.410 kasus, kerugian yang disebabkan dari perbuatan fraud mencapai lebih dari $6,3 miliar dengan rata-rata kerugian sebesar $2,7 juta setiap kasusnya.[…]

Kenaikan Harga Pertalite

oleh: Hubaydatul Siddiq Fauzi Departemen Kajian dan Aksi Strategis Pendahuluan Kenaikan harga pertalite yang terjadi 2 kali dalam 4 bulan, yaitu pada tanggal 20 Januari 2018 dimana harga pertalite naik Rp 100,00 membuat harga pertalite yang tadinya dari Rp 7.500,00 per liter menjadi Rp 7.600,00 per liter, serta naik Rp 200,00 pada tanggal 24 Maret[…]

Hargai Cabai Masih Mahal?

Oleh: Ajeng Dianingtyas Putri Departemen Kajian Strategis BEM FEB UGM   Overview Cabai Cabai rawit merupakan salah satu tanaman hortikultura maupun sayuran yang tingkat konsumsinya cukup banyak, utamanya di Indonesia. Dari Januari sampai Maret ini, hargai cabai, khususnya cabai rawit mengalami kenaikan yang signifikan. Bahkan dibeberapa kota, masih mencapai Rp.100.000 lebih. Kenapa harga cabai naik[…]

Apa yang Perlu Diperbaiki?

Oleh: Fadli Ray Kifli Departemen Kajian dan Aksi Strategis   “Whoever fights monsters should see to it that in the process he does not become a monster. And if you gaze long enough into an abyss, the abyss will gaze back into you.” -Freedrich Nietzsche- Abstraksi Undang-undang Republik Indonesia nomor 28 tahun 1999 Bab 1,[…]

Menguak Dampak Relokasi Bonbin [Part 2]

Kantin Rekadaya Boga Humaniora, atau yang akrab disebut “Bonbin”, merupakan kantin yang populer di kalangan mahasiswa Kluster Sosio-Humaniora. Kantin yang dulunya terletak di Plaza Humaniora Mandiri ini selalu ramai pengunjung. Selain karena letaknya yang cukup strategis, menu makanan yang di tempat ini bisa dikatakan cukup murah. Kantin ini sudah beroperasi sejak 1987, berawal dari relokasi[…]

Nawa Cita bukan Utopia

Oleh: Firmansyah Surya Artha Wirawan Departemen Kajian dan Aksi Strategis   “It’s an universal law– intolerance is the first sign of an inadequate education. An ill-educated person behaves with arrogant impatience, whereas truly profound education breeds humility.” -Aleksandr Solzhenitsyn- Sudah dua tahun lebih bekerja, kini agenda prioritas tentang kepemimpinan dalam ikhtiar menyejahterakan rakyat masih belum[…]