Melandainya Pertumbuhan Ekonomi Pasca Kenaikan BI Rate

Faktor-Faktor Pendorong Kenaikan BI Rate Pada bulan Juli 2013, bank sentral mencatat jumlah uang beredar M1 dan M2 mencapai IDR 903, 29 triliun dan IDR 3.529,66 triliun. Dengan demikian, terdapat peningkatan dalam jumlah uang beredar M1 dimana pada Juli 2013 MI tumbuh 17%, naik dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 10,2%. Sementara itu, pertumbuhan[…]

Nasionalisasi PT Inalum oleh Pemerintah Indonesia

Pemerintah Indonesia melakukan suatu langkah besar dengan melakukan nasionaliasi terhadap PT Inalum (Indonesia Asahan Aluminium) per 1 November 2013. Langkah ini diambil setelah pemerintah Indonesia memutuskan utuk melakukan termination agreement (pengakhiran kerjasama) 30 tahun pengelolaan Inalum yang berdasarkan perjanjian antara Pemerintah Indonesia dan Jepang dalam Master Agreement for the Asahan Hydroelectric and Aluminium Project (MA)[…]

EVALUASI TRANSPORTASI UMUM KOTA YOGYAKARTA

Seiring dengan perkembangan jaman, populasi dan mobilitas manusia semakin mengalami peningkatan. Hal yang demikian sangat terasa perubahannya, terlebih jika kita mengerucutkan perhatian ke kota kota besar. Kota besar masih menjadi tujuan favorit bagi para pendatang untuk mencari pekerjaan. Akibatnya, kondisi kota menjadi semakin padat dan salah satu akibatnya adalah akan meningkat pula penggunaan sarana transportasi[…]

Analisis Kenaikan BI Rate: 7,5% UNTUK SI TWIN DEFICIT

Naik lagi. 175 basis poin akhirnya menjadi salah satu rekor kenaikan tertinggi BI Rate dalam 5 bulan terakhir, hingga akhirnya menyentuh 7,5% pada pertengahan November kemarin. Alasan kenaikan tak jauh berbeda dengan sebelumnya, untuk mengendalikan pelebaran defisit transaksi neraca berjalan (current account deficit) di waktu mendatang. Motivasi yang tidak berlebihan memang, melihat dari tahun 2012[…]

Analisis Kebijakan Penaikan Suku Bunga Bank Indonesia

Bank Indonesia (BI) sudah mengerek BI Rate menjadi 7,25%. Kenaikan BI Rate tersebut untuk merespons kenaikan inflasi dan luruhnya nilai tukar rupiah. BI rate sebagai salah satu instrumen kebijakan moneter Bank Indonesia juga memiliki tujuan dasar sebagai kebijakan moneter yakni menjaga kestabilan harga barang. Hal ini dilakukan dengan beberapa pertimbangan. Pertama, dengan output ditentukan kapasitas[…]