Student Week 2018: Develop Leaders, Rebuild the Spirit of Differences

oleh: Wisnu Wardhana

Departemen Media Informasi

 

Antusias mahasiswa baru yang memenuhi Lapangan Utama (Plaza) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada dengan penuh semangat. Mereka turut memeriahkan Student Week 2018 yang merupakan kegiatan tahunan yang telah diadakan sejak tahun 2014. Student Week 2018 telah resmi dibuka oleh Eko Suwardi, M.Sc., Ph.D. seorang Dekan FEB UGM. Kegiatan tahunan ini telah berlangsung pada 13-16 Agustus 2018 lalu di Plaza Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM.

Sumber: Visual Design Documentation Student Week (2018)

Ketua panitia penyelenggara, Laura Yahdiyani, menyebutkan bahwa acara dengan mengangkat tema “Develop leaders, rebuild the spirit of differences” ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai leadership, integrity, dan social concern kepada mahasiswa FEB UGM khususnya mahasiswa baru. “Kami (panitia) ingin beberapa nilai-nilai FEB UGM seperti leadership atau kepemimpinan, integrity, dan social concern dapat tertanamkan dengan baik kepada Gamada, bahkan bukan hanya Gamada saja tapi juga mahasiswa-mahasiswa yang masih kuliah di FEB UGM,” ujarnya.

Rangkaian acara Student Week 2018 terdiri dari Festival Days dan Cultural Night. Festival Days berlangsung selama tiga hari. Pada hari pertama dan kedua telah diadakan Entrepreneurship Expo (13-14/8) berupa pameran stan sebagai wadah mahasiswa baru untuk berjualan produk. Stan-stan tersebut diikuti oleh kelompok 1-8 (Simfoni) pada hari pertama dan kelompok 9-16 (Simfoni) pada hari kedua. Kali ini, Entrepreneurship Expo mengangkat tema “Yogyakarta” sehingga terdapat miniatur tugu jogja, plang simpang jogja, dan beberapa ornamen dengan corak banguna kastel Jogja yang menghiasi setiap sudut Plaza FEB UGM. Dalam kegiatan ini mahasiswa baru dapat mengkreasikan berbagai macam makanan tetapi dengan syarat bahan dasar produk yang dijual mengandung singkong. Singkong merupakan makanan khas Indonesia khususnya di Jogja. Pada pameran ini setiap kelompok mendapat tugas untuk membuat laporan hasil penjualan. Dalam proses pembuatan laporan mereka dituntut untuk jujur sebagai bentuk bahwa mereka bertanggung jawab. Hal tersebut dapat melatih nilai integrity di dalam diri mereka. Kemudian 35 persen dari total keuntungan hasil penjualan yang diperoleh oleh setiap kelompok akan didonasikan kepada komunitas Save Street Children Yogyakarta. “Jadi poinnya, kita sebagai anak bisnis tidak hanya memperhatikan peluang pasar, penjualan, dan mendapatkan profit. Tapi bagaimana caranya profit yang diperoleh dapat bermanfaat bagi lingkungan sosial khususnya di daerah sekitar bisnis tersebut dibangun.” Ujar Laura.

Sumber: Visual Design Documentation Student Week (2018)

Sumber: Visual Design Documentation Student Week (2018)

Pada saat Entrepreneurship Expo berlangsung juga diselenggarakan lomba Cerdas Cermat Budaya (CCB) yang bertujuan untuk melatih wawasan Gamada mengenai kota Yogyakarta. Peserta yang mengikuti CCB merupakan kelompok yang tidak membuka stan pada hari tersebut. Setiap kelompok mengirimkan 3 orang sebagai perwakilan kelompok yang memiliki tugas sebagai runner, speaker, dan model. Peran model memiliki tugas menjadi peraga ketika speaker berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh MC (Master Ceremony) dan pertanyaan dari LO. Pertanyaan yang diberikan mengenai wawasan Jogja dan FEB UGM. Hal tersebut untuk melatih kepekaan mereka sebagai mahasiswa baru untuk dapat mengenali tempat tinggal mereka selama kuliah yaitu Yogyakarta.

Pada hari ketiga Festival Days (15/8) diadakan Organizational Bazaar. Kali ini keluarga mahasiswa FEB termasuk Himpunan Mahasiswa Jurusan dan Lembaga Kemahasiswaan (HMJ-LK) serta komunitas-komunitas yang ada di FEB UGM dapat mengkreasikan stan mereka masing-masing. Dalam kegiatan ini panitia memberikan kesempatan bagi KM FEB untuk dapat menyalurkan informasi kepada Gamada FEB. Gamada dapat mencari informasi secara langsung dengan mengunjungi setiap stan yang ada. Mahasiswa FEB melatih nilai leadershipnya dengan bergabung di dalam organisasi.

Pada hari keempat, kemeriahan malam puncak acara Student Week 2018 yaitu Cultural Night diadakan pada hari kamis (16/8). Cultural Night memberikan berbagai macam penghargaan seperti most profitable team, best stand ecpo, dan sebagainya. Pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada Gamada yang telah berusaha keras melewati berbagai macam acara. Gamada juga dapat menyalurkan kemampuan bermusiknya dalam kompetisi band. Kompetisi band yang diikuti oleh mahasiswa dari jurusan Ilmu Ekonomi dan Manajemen ini telah dimenangkan oleh mahasiswa dari jurusan Manajemen. Kemudian terdapat penampilan dari band Economics Session Band (ESB) yang merupakan band dari keluarga mahasiswa FEB UGM. Acara ini dapat memberikan wadah bagi segala kreativitas dan inovasi mahasiswa FEB UGM.

Sumber: Visual Design Documentation Student Week (2018)

Pada malam ini juga, Laura selaku ketua penyelenggara memberikan uang tunai secara langsung kepada Save Street Children Yogyakarta. Hal ini dilakukan sebagai transparansi dana yang sudah dikumpulkan dari 35 persen profit stan Gamada di Entrepreneurship Expo. Selain itu, Cultural Night juga menghadirkan Angkringan khas Yogyakarta yang disambut antusias bahkan antrian sampai ke belalakang Lobi FEB UGM. Mahasiswa juga dapat menuliskan harapan-harapannya melalui sticky note yang disediakan oleh panitia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *