Sikap BEM FEB UGM Mengenai Isu Permasalahan KPK dan Kepolisian Republik Indonesia

PERNYATAAN PUBLIK

Nomor 02/C/KASTRAT/BEMFEBUGM/I/2015

Tentang

Sikap BEM FEB UGM Mengenai Isu Permasalahan

Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kepolisian Republik Indonesia

Menyikapi masalah penangkapan Wakil Ketua KPK yang berinisial BW hari ini tertanggal 23 Januari 2015 oleh Bareskrim Kepolisian Republik Indonesia dan beberapa permasalahan antara KPK dengan Polri terkait dengan penetapan BG sebagai tersangka kasus rekening gendut, maka dengan ini kami menyatakan SIKAP NETRAL terkait permasalahan tersebut. BEM FEB UGM menyatakan tidak membela pihak manapun terkait permasalahan ini, dikarenakan kami menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan menyerahkannya kepada lembaga terkait.

Selain itu, BEM FEB UGM tidak ingin menggiring opini publik dengan menunjukkan ketidaknetralan dan membela salah satu pihak, sehingga kami menghimbau kepada masyarakat luas, mahasiswa, dan khususnya kader BEM FEB UGM untuk tidak mengikuti penggiringan opini oleh beberapa pihak terhadap siapa yang benar dan siapa yang salah tanpa memandang track record dari kedua lembaga tersebut.

Oleh karena itu, menuntut beberapa hal dari Pemerintah terkait komitmen dalam pemberantasan kasus korupsi dan tindak pidana lain yang melanggar konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia, sebagai berikut:

  1. Penindakan pelaku pelanggaran konstitusi harus dilakukan tanpa pandang bulu, tanpa memandang jabatan atau latar belakang lembaga orang terkait, agar intitusi KPK maupun Polri terbebas dan bersih dari oknum-oknum yang melanggar hukum.
  2. Menuntut transparansi dari proses hukum yang ada.
  3. Menuntut agar KPK dan Polri mampu bekerja secara sinergis dalam penegakan hukum di Indonesia.

Kami menghimbau masyarakat untuk tetap bersikap objektif dan kritis atas segala informasi yang diterima. Selain itu kami juga menghimbau  media massa untuk menyiarkan berita secara objektif dan berimbang agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat.

Demikian hal ini kami sampaikan sebagai sikap resmi dari BEM FEB UGM, agar bisa dijadikan referensi dalam pengambilan keputusan terkait hal ini.

Yogyakarta, 23 Januari 2015

Kepala Departemen Kajian Strategis

BEM FEB UGM

Ajeng Laksmita N.

One thought on “Sikap BEM FEB UGM Mengenai Isu Permasalahan KPK dan Kepolisian Republik Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *