Indonesia International Contribution Project (IICP) – HUE

Program kerja ini merupakan program kolaborasi antara Hiroshima University of Economics dan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, yang bertujuan untuk melestarikan tenun lurik dan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat  mengenai tenun lurik. Kerja sama ini dilatar belakangi pada saat Gunung Merapi meletus, Hiroshima University of Economics sedang melakukan kegiatan evakuasi, kemudian salah satu relawan dari HUE bertemu dengan seorang nenek yang memakai selendang. Nenek tersebut mengungkapkan bahwa selendang tenun lurik yang ia kenakan hampir punah. Maka dari itu, Hiroshima University of Economics berinisiatif untuk melestarikan tenun lurik tersebut. Kegiatan ini berlangsung pada 18 Februari 2019-28 Februari 2019 di Dusun Mundon (Gunung Kidul) dan Dusun Pakelan (Moyudan). Perserta dari kegiatan ini adalah mahasiswa UGM khususnya dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis dan Fakultas Ilmu Budaya dan warga sekitar.

Kegiatan IICP-HUE meliputi festival di SDN Muhammadiyah Saren dengan warga sekitar, mendirikan expo bersama Japanese Culture Enthusiast (Gamabunta) untuk menjalin hubungan dengan mahasiswa se-UGM, promosi tenun lurik via radio ataupun media cetak, dan hand selling product IICP-HUE di sekitar UGM. Proker ini terbagi dalam empat divisi yaitu Public Relation, Product, Marketing, dan Interpreter. Divisi PR mempunyai tugas untuk mencari media partner promosi tenun lurik. Selain itu juga terdapat kegiatan promosi offline di tempat-tempat umum seperti expo di FEB. Divisi Product bertanggung jawab untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan sesuai dengan standar kualitas. Divisi Marketing bertugas untuk memasarkan produk tenun lurik dengan tujunan untuk meiningkatkan sales. Divisi yang terakhir adalah Interpreter. Divisi ini bertugas untuk menerjemahkan bahasa baik Indonesia-Jepang, maupun Jepang-Indonesia karena sebagian besar mahasiswa HUE masih terbatas hanya menguasai bahasa Jepang. Interpreter ini dipegang oleh mahasiswa dari Fakultas Ilmu Budaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *