Ekonomi Bebas Korupsi

“EBK 2012,Berantas Korupsi, Tuntut Transparansi!”

383485_366810613403219_593680830_n

Jargon antikorupsi ini menjadi semangat kami untuk menggelar acara Ekonomi Bebas Korupsi (EBK). Kegiatan yang menjadi agenda besar BEM FEB UGM ini telah memasuki usia keempat dengan membawa gerakan pemberantasan korupsi melalui edukasi dan kreativitas. Kegiatan yang dimulai pada 23 September 2012-6 Oktober 2012 bertemakan “High Political Cost and Money Laundering”, terdiri dari empat rangkaian acara, yaitu Minggu Anti Korupsi, Sekolah Anti Korupsi, Konferensi Nasional Anti Korupsi, serta Seminar Nasional Anti Korupsi.

 

Minggu Anti Korupsi dan Sekolah Anti Korupsi

Kegiatan yang disponsori oleh IONS Yogyakarta ini membawa nafas edukatif dan kreativitas untuk mewujudkan perlawanan preventif, kuratif, dan represif. Pengendalian preventif menjadi arah gerak utama kami untuk membentuk generasi muda yang memiliki idealisme, pemahaman untuk menghindari perilaku koruptif. Acara Minggu Anti Korupsi dan Sekolah Anti Korupsi menjadi sebuah inovasi gerakan kami melalui Teater Anti Korupsi, Talkshow Anti Korupsi, Lomba Karikatur dan Poster. Kami berusaha memposisikan gerakan dan media propaganda anti korupsi kami dengan cara yang lebih sederhana dan

mudah dipahami.

 

Sekolah Anti Korupsi diselenggarakan pada 28-29 September 2013 dengan mengundang akademisi dan pakar seperti Bapak Faisal Basri, Rizal Ramli, Herry Zudianto, dan Rimawan Pradiptyo. Sekolah Anti Korupsi menjadi wahana edukasi untuk memberikan pemahaman kepada peserta tentang isu Pencucian Uang dan Biaya Politik yang Tinggi.

 

Konferensi Nasional Anti Korupsi dan Seminar Anti Korupsi

Konferensi Nasional Anti Korupsi dan Seminar Anti Korupsi juga membawa semangat besar anti korupsi. Konferensi Nasional diselenggarakan pada 5 Oktober 2013 dengan menghadirkan pakar dan memberi ruang diskusi mengenai biaya politik tinggi dan UU Anti Pencucian Uang serta subtema derivasi lain yang dibahas bersama oleh mahasiswa perwakilan beberapa universitas di Indonesia.

 

Kami menghadirkan rekan-rekan dari Universitas Indonesia, Universitas Padjajaran, Universitas Negeri Solo, Universitas Mulawarman, dan lain-lain untuk berdiskusi serta bertukar pikiran membahas isu tersebut. Mereka berhasil menghasilkan Pakta Anti Korupsi bersama para pakar Abdullah Dahlan, Zainal Arifin Muchtar, Marissa Haque dan Wanda Hamidah.

 

Seminar Nasional memberi ruang audiensi masyarakat dengan pejabat publik nasional dari legislatif, pemerintah, PPATK, dan KPK. Kami mengundang Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan, Ketua DPR Marzuki Alie, Oce Madril dari PUKAT, Rimawan Pradiptyo dari akademisi, M. Yusuf sebagai Ketua PPATK, serta Abdullah Hehamahua dari KPK. Alur seminar berjalan lancar dengan respons audiens yang aktif memberi pertanyaan.

 

Di akhir rangkaian acara EBK kami, kami membuat Malam Anti Korupsi sebagai momen renungan serta flashback acara Ekonomi Bebas Korupsi sekaligus malam penyampaian pesan dari alumni BEM terdahulu tentang pentingnya gerakan pemberantasan korupsi ini.

 

EBK 2012 adalah salah satu event besar FEB UGM yang sarat makna, penuh pesan, menjunjung cita dan harapan agar kondisi bangsa ini menjadi lebih baik. Dengan semangat pendidikan dan kreativitas, kami mencoba menyampaikan pesan anti korupsi ini menjadi lebih sederhana, membuat penyadaran akan korupsi itu bisa sangat dekat, berada di sekitar kita. Untuk memberantasnya dimulai dengan kesadaran dari dalam diri. EBK 2012 berusaha untuk menjadi salah satu akselerator pemberantasan korupsi di negeri ini. Sampai jumpa di EBK 2013!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *