Indonesia International Contribution Project Hiroshima University of Economics – Spring 2017

IICP HUE (Indonesia International Contribution Project Hiroshima University of Economics) merupakan proyek kerjasama berskala internasional antara FEB UGM melalui Departemen Hubungan dan Diplomasi Eksternal BEM FEB UGM dengan Hiroshima University of Economics. Proyek kerjasama ini dilaksanakan dalam bentuk kegiatan sosial untuk pengembangan produk tenun lurik dari Desa Mundon untuk diolah menjadi produk yang mengikuti zaman[…]

Hargai Cabai Masih Mahal?

Oleh: Ajeng Dianingtyas Putri Departemen Kajian Strategis BEM FEB UGM   Overview Cabai Cabai rawit merupakan salah satu tanaman hortikultura maupun sayuran yang tingkat konsumsinya cukup banyak, utamanya di Indonesia. Dari Januari sampai Maret ini, hargai cabai, khususnya cabai rawit mengalami kenaikan yang signifikan. Bahkan dibeberapa kota, masih mencapai Rp.100.000 lebih. Kenapa harga cabai naik[…]

Apa yang Perlu Diperbaiki?

Oleh: Fadli Ray Kifli Departemen Kajian dan Aksi Strategis   “Whoever fights monsters should see to it that in the process he does not become a monster. And if you gaze long enough into an abyss, the abyss will gaze back into you.” -Freedrich Nietzsche- Abstraksi Undang-undang Republik Indonesia nomor 28 tahun 1999 Bab 1,[…]

Menguak Dampak Relokasi Bonbin [Part 2]

Kantin Rekadaya Boga Humaniora, atau yang akrab disebut “Bonbin”, merupakan kantin yang populer di kalangan mahasiswa Kluster Sosio-Humaniora. Kantin yang dulunya terletak di Plaza Humaniora Mandiri ini selalu ramai pengunjung. Selain karena letaknya yang cukup strategis, menu makanan yang di tempat ini bisa dikatakan cukup murah. Kantin ini sudah beroperasi sejak 1987, berawal dari relokasi[…]

Nawa Cita bukan Utopia

Oleh: Firmansyah Surya Artha Wirawan Departemen Kajian dan Aksi Strategis   “It’s an universal law– intolerance is the first sign of an inadequate education. An ill-educated person behaves with arrogant impatience, whereas truly profound education breeds humility.” -Aleksandr Solzhenitsyn- Sudah dua tahun lebih bekerja, kini agenda prioritas tentang kepemimpinan dalam ikhtiar menyejahterakan rakyat masih belum[…]